TUGAS VISUAL BASIC 2

Tugas Visual Basic #1 Pertemuan Ke 2

VB_ADI SETIAWAN

Artikel Ini d buat Guna Untuk memenuhi tugas Mata Kuliah VIsual Basic #1

Nah Untuk Source Codenya Simak dibawah Ini :

 

 

Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub
Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Text3.Text = Val(Text1.Text) + Val(Text2.Text)
Text4.Text = Val(Text1.Text) * Val(Text2.Text)
Text5.Text = Val(Text1.Text) / Val(Text2.Text)
Text6.Text = Val(Text1.Text) – Val(Text2.Text)
End If
End Sub
Private Sub Command1_Click()
Text3.Text = Val(Text1.Text) + Val(Text2.Text)
Text4.Text = Val(Text1.Text) * Val(Text2.Text)
Text5.Text = Val(Text1.Text) / Val(Text2.Text)
Text6.Text = Val(Text1.Text) – Val(Text2.Text)
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Text1.Text = “”
Text2.Text = “”
Text3.Text = “”
Text4.Text = “”
Text5.Text = “”
Text6.Text = “”
Text1.SetFocus
End Sub
Private Sub Command3_Click()
End
End Sub

Perbedaan CD-R dan CD-RW

Published On Desember 21st 2011 By opoanane. Under: General. Tags: , , ,   

Compact Disk atau biasa disebut CD ( bukan celana dalam ) :D adalah media storage yang cukup banyak digunakan oleh masyarakat. Compact Disk mempunyai beberapa tipe, dan yang akan saya paparkan disini adalah CD-R, dan CD-RW, serta pemutar / alat untuk memunculkan data yang ada dalam Compact Disk yaitu CD-ROM.

cdr
Pertama yaitu CD-R. CD-R adalah singkatan dari Compact Disk Recordable adalah piringan pipih berbahan polikarbonat berdiameter 120 mm. Untuk mengisi CD-R dengan data diperlukan sebuah perangkat drive khusus. Proses perekamnya juga dilakukan dengan perangkat lunak khusus untuk mem burning data ke dalam CD-R. Data yang ditulis didalamnya bersifat WORM ( Write Once Read Many ) yang menunjukan bahwa data hanya dapat diisi sekali dan selanjutnya hanya bisa dilihat / dibaca.
cd-rw
Kedua yaitu CD-RW yang merupakan pengembangan dari CD-R, sebenarnya dari bentuk sama dengan CD-R hanya sedikit berbeda dalam kegunaan dalam hal penyimpanan data. Perbedaanya adalah CD-RW ( Compact Disk Recordable and reWriteable ) berbahan CD-RW menggunakan logam perpaduan antara perak, indium, antimon, dan telurrium untuk lapisan perekaman dan dapat diubah datanya berkali – kali, dapat di tambah, diganti atau dihapus sewaktu – waktu.
CD-Rom
Nah sekarang ke bagian ketiga, yaitu alat pemutar Compact Disk yaitu CD – ROM. CD-ROM ( Compact Disk Read Only memory ) yaitu media storage optikal yang identik dengan Audio dan Video. Kecepatan akses CD-ROM drive biasanya diukur dengan satuan speed ( 1 x Speed ekuivalen = 150 kbps ).

Semoga sedikit ulasan diatas bermanfaat :)

Melihat topologi dan traffik jaringan/network melalui gambarAnda ingin mendapatkan gambaran, topologi, dan analisis traffik LAN di network? membutuhkan gambar network tempat anda kerja? Ingin cepat mengerti tentang traffik LAN? Lanmap merupakan tools yang sangat membantu anda untuk memecahkan masalah diatas. Kehebatan tools ini adalah membuat gambar / image tentang kinerja jaringan LAN anda. Yang lebih canggih lagi, gambar tersebut dapat diupdate sesuai dengan kebutuhan anda. Bila anda hendak mengajarkan tentang jaringan LAN kepada orang awam tentunya Lanmap ini memberikan solusi yang tepat. Tidak usah pusing lagi untuk menggambar desain, traffik jaringan dan apapun itu, cukup lanmap dan jadi sebuah gambar yang siap dilihat dan hanya di linux!Tool lanmap ini saya dapatkan melalui repository debian etch 4.0. Kebetulan saja ketika saya hendak mencari tool analisis jaringan guna mengisi waktu luang, tiba-tiba saya melihat tools bernama lanmap. Dengan membaca manual dan diuji coba, ternyata hasilnya sangat memuaskan sekali!Sebelumnya silakan install lanmap pada distro linux anda atau download dengan searh pada google.Mari kita lakukan pada konsole :Leonzack:~# lanmap -r 2 -i eth0 -T png -o /root/perintah ini memiliki arti:-r : merupakan waktu yang dibutuhkan untuk update scanning jaringan-i : merupakan interface yang digunakan ( tergantung pada device anda eth0,eth1,ath0,dst)-T : merupakan tipe image yang dihasilkan ( png,jpg,dst )-o : merupakan perintah output yaitu nama tempat file gambar lanmap diletakkandengan percobaan menggunakan 2 komputer yang terhubung menggunakan kabel LAN dimana komputer saya menggunakan debian etc 4.0 dan yang lain menggunakan Windows XP service pack 2. Hasilnya:Bagus bukan? nah sekarang anda bisa mencoba dengan scanning Network yang besar dan melihat hasilnya cukup dengan klik gambar. Linux memang memudahkan kita.
 
Konsep Jaringan Komputer
Tujuan
Memahami:
•Model-model Jaringan
•Komponen-komponen Jaringan
•Protokol-protokolJaringan
2
Jaringan?

•Definisi Dasar:
Duaataulebihkomputeryang salingterhubungsehinggadapatmembagidata dansumber-sumber peralatanlain

Sharing Resources
Jaringan Komputer “share” :
•Data :
•Pertukaraninformasi(graphics, voices, video, data, etc)
•Software :
•applikasi-aplikasi
•Hardware :
•printer
•scanner
•fax
•modem
•peralatanhardware yang lain
4
RancanganJaringan

•L A N (Local Area Network)
•W A N (Wide Area Network)
•M A N (Metropolitan Area Network)
5
L A N

•Kumpulankecil dari mesin-mesindanperalatanpendukungnya
•Jumlahnyakurangdari100 komputer
•Jarakjangkauankurangdari1000 feet
•Jaringandasaruntukmembentukjaringanbesar-Internetworks
6
Internetwork

•Jaringan dari suatu jaringan
•KumpulanjaringanLAN
•Menghubungkankebanyaklokasi
•LingkunganKampus
7
W A N

•Jangkauansangatjauh
•Menghubungkandualokasiataulebihyang terpisah
•Terhubungkejaringanlain
8
M A N

•TeknologiWAN yang menghubungkanbeberapajaringanLAN
•Menghubungkanbeberapatempatatauregion yang berbeda
9
Internet

•InternetworkWAN
•Menghubungkanbanyakmesindiseluruhdunia
•World Wide Web (WWW)
10
Tipe Jaringan

•Peer to peer
•Client-Server (Server based)
•Hybrid
11
Peer To Peer

•No centralized control
•Keduanyabertindaksebagaiclient & server
•AkseskontrolUser ke mesin
•Institutionalized chaos & security concerns
•Penambahan mesin akan melemahkan kerja jaringan
12
Client-Server (Server Based)

•Server merupakan kunci utama
•AkseskontrolbersifatCentralized
•Menggunakanprocessor yang cepat
•Memory yang besar
•Extra peripherals
13
Hybrid

•KombinasidarijaringanPeer to Peer danServer
•Penggunadapatmembagi”resource” yang dimiliki kepenggunalain sepertipadajaringanserver-based
14
Topologi Jaringan

•Pemetaan Jaringan
•Physical topology
•Logical topology
15
Topologi Jaringan
Bus
Star
Ring
16
Komponen Jaringan

•NIC (Network Interface Card)
•Network Medium
•NOS (Network Operating System)
17
Network Interface Card

•Hubunganfisikantaramesindanjaringan
•Menghubungkanantaramesindanmedium
•DikenaljugasebagaiNetwork Adapter
18
Media Komunikasi Jaringan

•Pembawapesanjaringan
•Menghubungkanmesin-mesin
•TigaJenismedia:
•KabelMetallic
•Twisted pair & Coaxial
•Fiber optic
•Wireless
•Cahaya & Frekuensi
19
Network Operating System

•Menghubungkan secarabersamasemuaPC danperipheral
•MengkoordinasikansemuafungsiPC danperipheral dalamsuatujaringan
•Menyediakanpengamananuntukmengaksesdatabase danperipheral dalamjaringan
20
Protokol Jaringan

•Kumpulanaturanuntukkomunikasi
•Mengidentifikasimesindalam suatujaringan
•Interpretasisinyal
•Memulaidanmengakhirikomunikasi
•Mengaturpertukaraninformasidijaringan
21
ContohProtokol

•TCP/IP
•UntukInternet
•IPX/SPX
•UntukNovell
•NetBEUI
•UntukMicrosoft
22
Teknologi Transmisi

•Analog
Contoh jalurkomunikasidengantelepon
•Digital
Contohmenggunakanteleponjalurdigital
•Packet Switching
Kumpulanbanyaklink yang menghubungkanantarasender danreceiver untukmemindahkandata
23
Contoh LayananMedia Komunikasi

•Telepon (PSTN)
•Leased Line
•VSAT
•TV Cable
•Jaringan Listrik

Minggu, 05 Juli 2009

 

Singapura memperkenalkan semacam Gerbang Jaringan Tanpa Kabel (Outdoors Wireless Surf) yang dapat diakses 1 sampai 3 juta pelanggan sekaligus. Jaringan tanpa kabel ini dapat dilakukan di mana saja jika Anda ingin melakukan komunikasi atau transaksi.

Anda tinggal duduk, nyalakan Notebook atau Handsheld. Hanya dalam sepersekian detik Anda telah “berada di mana saja!” Seperti kita ketahui Negeri Jiran itu mempunyai salah satu jaringan telekomunikasi terbaik di Asia saat ini.

Tren jaringan tanpa kabel sebenarnya telah dimulai lebih dari lima tahun lalu seiring dengan kemajuan teknologi internet di seluruh dunia. Akan tetapi, gaungnya baru terdengar dalam dua tahun belakangan, penyebabnya infrastruktur yang ada di masing-masing negara yang belum siap menerima teknologi ini.

Namun, tidak menyurutkan niat dan menjadi hambatan bagi panitia Piala Dunia 2002 yang diadakan di Korea dan Jepang bulan Juni-Juli lalu. Hal ini terbukti dari suksesnya penyelenggaraan ajang sepak bola akbar 4 tahunan tersebut didukung teknologi jaringan tanpa kabel (wireless LAN) yang dilakukan Avaya, parther resmi panitia penyelanggara Piala Dunia 2002.

Bisa dibayangkan bagaimana rumitnya melakukan instalasi jaringan pada dua negara sekaligus (Korea Selatan dan Jepang) dengan infrastruktur jaringan yang berbeda. Sebagai ilustrasi, dapat kita lihat beberapa hal yang menjadi latar belakang dari pembangunan wireless LAN di Piala Dunia 2002;

Lalu lintas data untuk waktu 2 minggu saja telah mendekati angka 4 terabyte. Sambungan telepon berbasis internet telephony sebanyak 100.000 sambungan setiap hari. Waktu transmisi data dari International Media Center (IMC) di Korea Selatan dengan Jepang kl. 70 detik. Sementara waktu transmisi data antar stadion di Korea Selatan, kl. 64 detik, sedang dari IMC Korsel ke salahsatu stadion di Jepang 82 detik.

Dari spek data di atas, paket informasi yang melintasi yang dihasilkan seluruh jaringan mencapai kesempurnaan 100% dengan kehilangan data (packet loss) ‘hanya’ 0,00001%. Teknologi ini dibantu ratusan switch, router dan piranti canggih lainnya dan dimonitor dari jarak jauh (remote) oleh Avaya yang berpusat di enam kota di Asia, yakni Tokyo, Seoul, Singapura, Denver, Colorado, dan Florida.

Untuk sekuritinya Avaya’s Expert System berhasil mengatasi gangguan pada jaringan. Hasilnya kita rasakan, bagaimana nikmatnya menyaksikan pertandingan Piala Dunia di televisi, di sisi yang lain hasil pertandingan dapat dilihat secara real time di media cetak sekaligus dapat dikomunikasikan secara audio visual, begitu juga untuk media-media online.

Terlepas berbagai permasalahannya, teknologi wirelles LAN ini mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan jaringan tradisional di antaranya mobilitas yang sangat tinggi, sedemikian mudah karena tidak tergantung pada kabel dan dapat diset secara berpindah-pindah.

Kecepatan dan kemudahan instalasi karena hanya menggunakan frekuensi radio. Fleksibel karena tidak perlu membangun infrastruktur yang permanen serta mempunyai skalbilitas yang sangat baik, karena dapat dikonfigurasi dengan berbagai macam topologi jaringan, sesuai dengan keperluan aplikasi dan kebutuhan khusus lainnya, sehingga memberikan kenyamanan bagi administrator dan user.

Sistem jaringan tanpa kabel ini atau disebut juga jaringan berbasis nirkabel yang secara sederhana hanya memerlukan piranti transmitter receiver atau dikenal dengan access point. Piranti ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan alat penerima sinyal radio dari PC, Notebook, Handsheld dengan perangkat infrastruktur jaringan yang menggunakan kabel.

Satu titik access point dapat digunakan beberapa pengguna dengan jarak antara 33 meter hingga 20 Km, maksimal melayani 15-50 client. Namun, keadaan di lapangan dan situasi di lingkungan infrastruktur jaringan nirkabel dapat mempengaruhi jumlah client.

Pada pola yang paling sederhana, jaringan wirelles LAN dapat berfungsi sebagai jaringan peer to peer, namun pada level yang lebih tinggi jaringan nirkabel ini menjadi lebih rumit. Sebagai contoh untuk jaringan yang lebih besar, maka satu server yang dihubungkan dengan access point dapat melayani beberapa client, dan jika skala client lebih besar lagi maka harus dipasang beberapa access point sesuai dengan besarnya kebutuhan client jaringan.

Pemasangan access point harus dilakukan cermat guna memastikan keberadaan frekuensi di area sekaligus menghindari terputusnya client dengan induk jaringan. Jika perlu satu access point dapat diperluas daya pancarnya dengan menambah extention point (EP) yang dihubungkan dengan frekuensi radio.

Secara sederhana teknologi wireless LAN ini mirip teknologi telepon selular, yakni Base Transceiver Station (BPS) berfungsi seperti access point. Jadi ada kalanya kemampuan perpindahan suatu client ke tempat yang lain terganggu, namun jika mampu dengan kondisi telah terhubung dengan jaringan (roaming), jaringan wireless tersebut dipastikan dalam kondisi sangat baik.

Dapat disimpulkan wirelles LAN memberikan peningkatan produktivitas, kualitas servis, penghematan waktu dan biaya, jika dibandingkan dengan sistem jaringan tradisional yang masih menggunakan kabel. Keuntungan lainnya menjadi solusi untuk tempat-tempat yang sulit dijangkau jaringan kabel biasa atau kalaupun bisa dengan kabel harus menggunakan VSAT, sewa telepon dan tambahan perangkat lainnya. Satu hal: fleksibilitas, kecepatan implementasi dan kenyamanan user menjadi nilai tambah bagi teknologi wireless LAN ini.

Salahsatu kendala lain teknologi ini adalah penggunaan frekuensi radio yang penataan infrastrukturnya belum memadai. Di Indonesia regulasi pengaturan frekuensi masih dalam proses di mana beberapa kalangan belum bisa menerima aturan mainnya. Salah satu argumennya adalah frekuensi 2,4 GHz di negara lain digunakan untuk masyarakat (wireless public) sementara di Indonesia wilayah frekuensi ini -milik orang-orang bisnis.

Di Amerika Serikat pengaturan frekuensi ini sangat jelas karena ada badan khusus pemerintah yang menanganinya, yakni Federal Communications Commission (FCC). Sebagian besar wireless LAN dipancarkan melalui satu band yang umum digunakan oleh lembaga IMS (Instrumentation, Scientific, and Medical) dengan frekuensi seperti 902-928 MHz, 2,4-2,48 MHz, 5,15-5,35 GHz, dan 5,725-5,875 GHz.

Selain itu infrastruktur jaringan yang ada di Indonesia sudah agak tertinggal teknologinya dibandingkan dengan Singapura misalnya. Seharusnya wireless LAN dapat digunakan sebagai terobosan yang bisa digunakan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia di bidang ekonomi dan teknologi.

Diposkan oleh

Friday, November 14, 2008

BAB I

PENDAHULUAN

 

Latar Belakang

Makalah ini dibuat atas dasar tugas dari mata kuliah Instalasi Komputer oleh Pak.Tatang. dan tugas ini meliputi tentang Hak Cipta Software dan Hardware. Dan ditujukan kepada Mahasiswa Teknik Komputer Tingkat I, Semester I.

 

Maksud dan Tujuan

Dalam pembuatan makalah ini bermaksud untuk memenuhi tugas serta nilai mata kuliah Instalasi Komputer yang harus dicapai sebelum Ujian Tengah Semester dan sebagai bahan untuk mengadapi Ujian Tengah Semester.

Makalah ini berisikan tentang wawasan dan ilmu pengetahuan yang ditujukan untuk meningkakan ilmu pengetahuan mahasiswa. Dan sebagai bahan latihan, agar mahasiswa bisa mandiri dalam mencari informasi dan pengetahuan teknologi.

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

Pengertian Hak Cipta

Hak cipta (lambang internasional: ©) adalah hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.

Hak cipta berlaku pada berbagai jenis karya seni atau karya cipta atau “ciptaan”. Ciptaan tersebut dapat mencakup puisi, drama, serta karya tulis lainnya, film, karya-karya koreografis (tari, balet, dan sebagainya), komposisi musik, rekaman suara, lukisan, gambar, patung, foto, perangkat lunak komputer, siaran radio dan televisi, dan (dalam yurisdiksi tertentu) desain industri.

Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.

Hukum yang mengatur hak cipta biasanya hanya mencakup ciptaan yang berupa perwujudan suatu gagasan tertentu dan tidak mencakup gagasan umum, konsep, fakta, gaya, atau teknik yang mungkin terwujud atau terwakili di dalam ciptaan tersebut. Sebagai contoh, hak cipta yang berkaitan dengan tokoh kartun Miki Tikus melarang pihak yang tidak berhak menyebarkan salinan kartun tersebut atau menciptakan karya yang meniru tokoh tikus tertentu ciptaan Walt Disney tersebut, namun tidak melarang penciptaan atau karya seni lain mengenai tokoh tikus secara umum.

Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, yaitu, yang berlaku saat ini, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam undang-undang tersebut, pengertian hak cipta adalah “hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku” (pasal 1 butir 1).

 

HAK CIPTA SOFWARE DAN HARDWARE

Hak cipta software dan hardware adalah kepimilikan atau perlindungan atas suatu intelektual property (produk yang dihasilkan dari kretivitas seseorang yang memiliki nilai jual.) biasanya perlindungan itu barupa perlindungan hukum. Mengapa dikatakan demikian? Karena hak cipta tersebut diatur oleh undang-undang atau peraturan pemerintah.

 

Perlindungan terhadap intelektual property adalah melindungi hasil kreativitas sesesorang. Contohnya jika kita membeli novel, sebenarnya kita membeli fisik buku saja tetapi bukan ide ceritanya, penyajiannya, hasil karyanya. Kita boleh saja menjual buku itu atau memberikan buku itu kepeda orang lain. Tetapi tidak boleh menggandakan dan menjual.

Hak cipta diberikan pada pemilik dari karya asli yang dilindungi hukum setelah karya itu diciptakan atau dibuat. Di Indonesia hak cipta dijelaskan sebagai hak yang diberikan untuk pencipta suatu karya untuk mengontrol atas penggunaan dari ciptaanya.ciptaan-ciptaan atau karya yang dihasilkan tersebut termasuk buku-buku, program-program computer, karya-karya drama, rekaman suara, dan film. Hak cipta memberi hak bagi pemiliknya untuk:

1. Membuat copy dari hasil ciptaanya.
2. menyebarluaskan hasil ciptaanya.
3. mempertunjukan hasil ciptaanya didepan umum
4. menjual hasil ciptaannya agar dapat di konsumsi oleh orang lain.

Undang-undang pengturan atas hak cipta terdapat dalam UU nomor 19 tahun 2002 tentang hak cipta. Karya yang bias mendapatkan hak cipta menurut undang-undangpun baaneka macamnya dan bentuknya. Program computer, ceramah, pampfhlet, tarian, lagu, terjamahan dan peta. Adalah beberapa contoh saja dari jenis hasil ciptaan seseorang yang dilindungi. Semua ciptaan yang sudah berhak cipta tersebut tidak boleh diperbanyak atau digandakan tanpa seijin dari pemiliknya yang mempunyai wewenang hak cipta dari karyanya tersebut.

Masalah-masalah yang timbul sehubungan dengan adanya copyright ini sangat marak belakangan ini. Hal itu dikarenakan makin banyaknya jaringan internet, jaringan computer. Kemampuan computer dalam menggandakan dan mencetak ditambah dengan kemampuan internet dalam memberikan informasi menjadikan proses penggandaan menjadi lebih mudah. Factor-faktor yang menyebabkan maraknya penggandaan adalah

1. format seperti MP3 dapat diperbanyak dan disimpan dengan ukuran yang kecil
2. pengubahan bentuk format dari yang tidak digital menjadi digital sangat mudah, dengan adanya scanner.
3. harga alat-alat penyimpanan informasi dalam bentuk digital harganya relative murah
4. .adanya kemudahan dalam pengambilan materi dari internet.

Karena banyaknya pelanggaran yang terjadi, maka upaya perlindungan hak cipta selain perlindungan hokum dilakukan oleh produsen karya.contohnya dalam industri software dan hardware dilakukan cara seperti barikut:

1. pembeli software harus memasang suatu hardware pada computer, untuk menjalankan software tersebut dan memastikan bahwa software yang dibeli hanya dijalankan pada 1mesin saja.
2. memasang copy protection pada disket, sehingga software tidak dapat dicopy.
3. watermarking menyisipkan watermark pada intelektual property multimedia.

Pembajakan software secara illegal banyak dilakukan di Indonesia baik dalam perusahaan kecil atau besar.dalam UU hak cipta yang baru, pelaku pembajakan software bias dikenai sanksi paling berat 5 tahun penjara atau denda Rp. 500 juta.

Untuk menghindari adanya kejahatan pembajakan ini maka diperlukan kesadaran masyarakat akan hukum hak cipta.

BAB III

PENUTUP

 

Kesimpulan

Hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, yaitu, yang berlaku saat ini, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam undang-undang tersebut, pengertian hak cipta adalah “hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku”

 

Posted by rie in 10:46:32 | Permalink | No Comments »

BAB I

PENDAHULUAN

 

Latar Belakang

Makalah ini dibuat atas dasar tugas dari mata kuliah Instalasi Komputer oleh Pak.Tatang. dan tugas ini meliputi tentang Hak Cipta Software dan Hardware. Dan ditujukan kepada Mahasiswa Teknik Komputer Tingkat I, Semester I.

 

Maksud dan Tujuan

Dalam pembuatan makalah ini bermaksud untuk memenuhi tugas serta nilai mata kuliah Instalasi Komputer yang harus dicapai sebelum Ujian Tengah Semester dan sebagai bahan untuk mengadapi Ujian Tengah Semester.

Makalah ini berisikan tentang wawasan dan ilmu pengetahuan yang ditujukan untuk meningkakan ilmu pengetahuan mahasiswa. Dan sebagai bahan latihan, agar mahasiswa bisa mandiri dalam mencari informasi dan pengetahuan teknologi.

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

Pengertian Hak Cipta

Hak cipta (lambang internasional: ©) adalah hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.

Hak cipta berlaku pada berbagai jenis karya seni atau karya cipta atau “ciptaan”. Ciptaan tersebut dapat mencakup puisi, drama, serta karya tulis lainnya, film, karya-karya koreografis (tari, balet, dan sebagainya), komposisi musik, rekaman suara, lukisan, gambar, patung, foto, perangkat lunak komputer, siaran radio dan televisi, dan (dalam yurisdiksi tertentu) desain industri.

Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak cipta berbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya.

Hukum yang mengatur hak cipta biasanya hanya mencakup ciptaan yang berupa perwujudan suatu gagasan tertentu dan tidak mencakup gagasan umum, konsep, fakta, gaya, atau teknik yang mungkin terwujud atau terwakili di dalam ciptaan tersebut. Sebagai contoh, hak cipta yang berkaitan dengan tokoh kartun Miki Tikus melarang pihak yang tidak berhak menyebarkan salinan kartun tersebut atau menciptakan karya yang meniru tokoh tikus tertentu ciptaan Walt Disney tersebut, namun tidak melarang penciptaan atau karya seni lain mengenai tokoh tikus secara umum.

Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, yaitu, yang berlaku saat ini, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam undang-undang tersebut, pengertian hak cipta adalah “hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku” (pasal 1 butir 1).

 

 

Sejarah dan Perkembangan Internet

jaringan internet

Tahukah Anda apa itu Internet? Apa itu Jaringan Internet? Bagaimana Internet bekerja? Mungkin beberapa orang pernah berpikir dan pertanyaan-pertanyaan di atas terlintas pada saat Anda di depan komputer dengan terkoneksi internet. Saya pun juga demikian adanya.

Video Sejarah Internet

Sejarah Internet

Internet singkatan dari Interconnection-networking. Penjelasan secara umum yaitu suatu sistem global dari semua jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain menggunakan standard Internet Protocol Suite (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) untuk bisa melayani milyaran lebih user di seluruh jagat raya. Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 berhasil membangun sebuah jaringan komputer yang disebut Internet dengan sebuah proyek ARPA yang disebut Advanced Research Project Agency Network atau disingkat ARPANET. Dengan sebuah saluran telepon dan media hardware serta software yang ber-platform UNIX, kita dapat melakukan komunikasi dalam radius jarak yang tak terbatas.

Proyek internet pada mulanya hanya untuk keperluan Departemen Pertahanan Amerika. Pada saat itu militer membuat sistem jaringan komputer yang terpencar dengan cara menyambungkan beberapa komputer di wilayah-wilayah peting untuk mencegah terjadinya masalah ketika terjadi serangan dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat. Pada awalnya ARPANET hanya menyambungkan empat situs, yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah, di mana mereka membentuk suatu jaringan terpadu pada tahun 1969. Dan pada Oktober 1972, ARPANET secara umum diperkenalkan. Beberapa lama kemudian, ternyata proyek ini mendapat dukungan dan berkembang pesat di seluruh wilayah negara tersebut. Karena banyaknya universitas yang ingin bergabung di negara Amerika, maka ARPANET dibagi menjadi 2, yaitu MILNET dan ARPANET kecil. MILNET khusus untuk pengguna militer, dan ARPANET digunakan untuk pengguna non militer, seperti sekolah-sekolah universitas yang akan bergabung. Gabungan MILNET dan ARPANET ini akhirnya dikenal dengan sebutan DARPA Internet, yang kemudian disebut Internet agar lebih mudah diingat.

Perkembangan Internet

konsep internetDalam perkembangannya yang hanya terbatas di negara Amerika Serikat, sekarang Internet bisa digunakan di seluruh dunia. Di dalam penggunaan Internet, terdapat beberapa protokol-protokol Internet yang digunakan, antara lain, TCF, DNS, IP, SSL, FTP, Telnet, HTTPS, SSH, HTTP, POP3, UDP, IMAP, dan SMTP. Beberapa layanan-layanan populer Internet yang menggunakan protokol-protokol tersebut adalah surel (surat elektronik) atau biasa di sebut email, Newsgroup, Usenet, File Sharing, IRC, WWW, dan sebagainya. Beberapa yang disebutkan diatas, yang paling sering digunakan yaitu email dan WWW. Selain yang disebut diatas, Internet dapat digunakan untuk berhubungan antara dua pengguna atau lebih melalui aplikasi pengiriman pesan secara instan seperti YM, MSN, Camfrog, Facebook, Twitter, dan Pidgin atau beberapa aplikasi sejenis yang sekarang ini berkembang pesat.

Internet secara tidak langsung memiliki pengaruh besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pandangan dunia. Sekarang ini dengan hanya menggunakan Internet dan mengakses Google, pengguna dapat memperoleh berbagai macam informasi yang sangat lengkap bila dibanding mencari informasi di buku perpustakaan.

Bagaimana menurut Anda tentang Internet setelah tahu sejarah dan perkembangan Internet?

2 Responses to Sejarah dan Perkembangan Internet

  1. Joich says:

    Sangat bermanfaat,slama ini orang hanya bisa memakai tanpa ingin tau asal muasal internet.

  2. Herwandi BAM says:

    Good

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

Email *

Website

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Modem

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Modem berasal dari singkatan Modulator Demodulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”, seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.

Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.

Jenis-jenis modem

  • Modem ISDN
  • Modem GSM
  • Modem analog yaitu modem yang membuat sinyal analog menjadi sinyal digital
  • Modem ADSL
    • Modem teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscribe Line) yang memungkinkan berselancar internet dan menggunakan telepon analog secara berbarengan. Caranya sangat mudah, untuk ADSL diberikan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line. Posisi Splitter ditempatkan di depan ketika line telepon masuk. Artinya, tidak disarankan untuk mencabangkan line modem untuk ADSL dengan suara secara langsung. Alat Splitter berguna untuk menghilangkan gangguan ketika menggunakan ADSL modem. Dengan Splitter keduanya dapat berjalan bersamaan, sehingga pengguna dapat menjawab dan menelpon seseorang dengan telepon biasa. Di sisi lain, pengguna tetap dapat terkoneksi dengan internet melalui ADSL modem.
  • Modem kabel yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat TV Kabel
  • Modem CDMA
    • Modem CDMA yaitu modem yang menggunakan frekuensi CDMA 800 MHz atau CDMA 1x. Dan yang terbaru menggunakan frekuensi EVDO Rev-A (setara dengan 3G) dan teknologi CDMA terbaru adalah EVDO Rev-B.

Lihat pula

Pranala luar

Jaringan komputer

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).[1] Tujuan dari jaringan komputer adalah[1] agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).[1] Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).[1] Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.[1]

Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana.[2]: Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.[2]

Daftar isi

Sejarah

ini model Distributed Processing

Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken.[3] Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama.[3] Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.[3]

Kemudian ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System).[4] Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan.[4] Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer.[4] Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.[4] Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969.[5] Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.[5] Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.[5] Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing).[3] Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.[3] Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.[3]

Ini adalah Model Time Sharing System (TSS)

Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektonik (email) yang dibuatnya setahun yang lalu untuk ARPANET.[5] Program tersebut begitu mudah untuk digunakan, sehingga langsung menjadi populer.[5] Pada tahun yang sama yaitu tahun 1972, ikon at (@) juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”.[5] Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat.[5] Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet.[5] Pada tahun yang sama yaitu tahun 1973, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet).[5] Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.[5] Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan surat elektronik dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern.[5] Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.[5]

Peta logika dari ARPANET

Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET (User Network) pada tahun 1979.[6] Tahun 1981, France Telecom menciptakan sesuatu hal yang baru dengan meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelepon yang juga berhubungan dengan video link.[6]

Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jaringan.[6] Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini.[6] Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia.[6] Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.[6]

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS.[5] Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih.[5] Pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.[5]

Jaringan komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting ).[6] Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat.[6] tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jaringan.[6] Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah programe penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajai komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan.[6] Programe inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.[6]

Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer pada tahun 1992.[5] Dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah).[5] Dan pada tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs.[5] Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.[5]

Klasifikasi

Contoh model jaringan Klien-Server

Klasifikasi jaringan komputer terbagi menjadi :

  1. Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN).[7][8] Jaringan wilayah lokal]] merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 – 10 kilometer.[7][3] LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak (printer) dan saling bertukar informasi.[3] Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung yang berjarak 10 – 50 kilometer.[8][7] Kabel transmisi yang digunakan adalah kabel serat optik (Fiber Optic).[8] Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua.[8] Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia.[8] Media transmisi utama adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.[8]
  2. Berdasarkan fungsi, terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer).[8] Jaringan klien-server pada ddasaranya ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien (client).[8] Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini yang akan mengatur pelayanannya.[8] Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database server dan sebagainya.[8] Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitas cakram keras {harddisk), maupun kecepatan prosessornya.[8] Sedangkan jaringan ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya.[8] Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.[8]
  3. Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas[3]:
    1. Topologi bus
    2. Topologi bintang
    3. Topologi cincin
    4. Topologi mesh
    5. Topologi pohon
    6. Topologi linier
  4. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
    1. Jaringan terpusat
      Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen yang mana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.[9]
    2. Jaringan terdistribusi
      Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.[9]
  5. Berdasarkan media transmisi data
    1. Jaringan Berkabel (Wired Network)

 

    1. Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan.[9] Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.[9]
    2. Jaringan nirkabel(Wi-Fi)
      Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik.[9] Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.[9]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b c d e Pengertian Jaringan Komputer (Diakses pada tanggal 26 Mei 2011)
  2. ^ a b Jaringan Komputer (Diakses pada tanggal 27 Mei 2011)
  3. ^ a b c d e f g h i Sejarah Jaringan Komputer {Diakses pada tanggal 26 Mei 2011)
  4. ^ a b c d Sejarah Perkembangan Jaringan Komputer (Diakses pada tanggal 26 Mei 2011)
  5. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s Teknik Informatika (Diakses pada tanggal 26 Mei 2011)
  6. ^ a b c d e f g h i j k Latarbelakang dan Sejarah Jaringan Komputer (Diakses pada tanggal 27 Mei 2011)
  7. ^ a b c Pengertian LAN,MAN,WAN (diakses pada tanggal 28 Mei 2011)
  8. ^ a b c d e f g h i j k l m Klasifikasi Jaringan Komputer (Diakses pada tanggal 29 Mei 2011)
  9. ^ a b c d e f Politeknik Sukabumi (Diakses pada tanggal 2 Juni 2011)
Search Wikibooks Buku Wiki memiliki buku bertajuk